Mr. JOGER
Pusat Oleh Oleh khas bali ini, memiliki banyak keunikan, salah satunya adalah sebuah strategi pemasaran yang di pakainya yaitu Strategi Pemasaran Paradoksal. maksudnya adalah, berbanding terbalik dari biasanya. strategi ini, lebih memilih untuk menjelek jelek an produknya sendiri, ketimbang meng - unggul - unggulkannya. padahal semua orang pun tahu bahwa Produk Joger lebih unggul kualitasnya sampai turis mancanegara pun mengakui nya. Pemilik dari Joger bali ini adalah Mr. JOSEPH THEODORUS WULIANADI. alasan kenapa ia memberi kan nama JOGER pada bisnisnya adalah, pertama JOGER kata "JO" dari nama depannya "JOseph" dan "GER" dari nama kawannya dalam rangka mengenang dan / atau menghargai kebaikan Mr. Gerhard Seeger mantan teman sekolahnya (di Hotelfachshule, Bad Wiesee, Jerman Barat, tahun 1970-an) yang telah menghibahkan dana segar sebesar US $ 20.000 sebagai hadiah pernikahan nya.
Mr. Joger adalah seorang yang sukses, dengan bisnisnya yang terkenal, berupa T – Shirt, dan berbagai jenis pernak pernik joger lainnya.
Ia mengajarkan bahwa menjadi seorang marketing itu di tuntut untuk selalu konsisten. Dan selalu menemukan ide ide kreatif dan unik. Sehingga orang mampu menyukai setiap hal yang kita buat.
Mr Joger, dengan bangga nya menjatuhkan produknya sendiri, dengan mengatakan bahwa joger itu jelek, namun strategi yang seperti ini lah yang menjadi magnet para pembeli untuk membeli setiap merchandise dari joger.
Mr. Joger menjual produknya dengan konsisten, ia lebih memilih kepuasaan dan kebahagiaan konsumen terhadap produk yang ia jual. Dan strategi ini pun di pakai dalam menarik minat konsumen, dengan melarang konsumen untuk membeli produknya sesuai yang ia tentukan. Sifat strategi paradoksal nya ini lah yang menjadi magnet konsumen untuk membeli produk joger.
Ia selalu konsisten terhadap setiap penjualan produknya, dengan kreativitas dan diferensiasi, dan baginya inovasi itu adalah suatu keharusan dalam mengembangkan bisnis. Karena dengan inovasi maka konsumen tidak akan pernah bosan, dan selalu merasakan kepuasan. Serta selalu mengembangkan keunikan dalam pabrik kata kata joger. Keunikan yang terdapat pada kaos joger inilah yang mengikat loyalitas konsumen pada produk produk joger. Terbukti dengan setiap harinya joger mampu mengeluarkan minimal satu desain. Jadi, setiap hari selalu ada yang baru.
Strategi ini sangat berkaitan erat dengan filosofi dasar yang di pakai Mr Joger Ia Mengatakan : “Lebih baik sedikit tapi cukup daripada banyak tapi kurang”. Ia pun mengatakan bahwa : “Saya berharap orang beli kepuasan, kebahagiaan, bukan beli barang.”
Itu artinya bahwa Mr Joger lebih mementingkan kepuasan konsumen, dan kebahagiaan hati konsumen, bukan hanya menjual barang dengan harga yang mahal, namun kepuasan dan kebahagiaan konsumen juga harus di utamakan,
Mr Joger pun dalam bisnisnya tidak mengejar berapa omset atau profit yang di perolehnya,baginya lebih baik untuk mengontrol omzet yang di keluarkan. Ketimbang berlomba lomba untuk mengejar profit atau laba.
BRAND.
Joger merupakan sebuah merek terkenal dari Bali yang memposisikan dirinya melalui tagline yang diusung sebagai “Pabrik Kata-Kata”. Mulai dari T-shirt, keramik, gantungan kunci, sandal, stiker, batik, dan sebagainya dapat kita temui di sana tentunya dengan desain kata-katanya yang unik dan nyeleneh. Keberanian Joger mengusung slogan “Bali Bagus, Joger Jelek”. Hal ini sungguh terbilang keberanian yang sangat besar. Di saat produsen lain sibuk mengusung slogan yang mengunggulkan produknya dengan menampilkan segala kelebihan yang dimiliki, Joger justru mengklaim produknya sebagai produk yang jelek.
SEGMENTASI PASAR :
Segmentasi Pasar Mr Joger adalah Pemasaran Mikro/Wilayah Lokal (local market)
Untuk jenis ini umumnya merupakan pemasaran yang didasarkan pada satu wilayah (disebut area lokal), dimana perusahaan cenderung tidak melakukan ekspansi di luar wilayah tersebut. Produk-produknya otomatis sangat bernafaskan daerah dan hanya bisa ditemui di daerah tersebut, kebanyakan contohnya adalah produk-produk makanan daerah atau produk kesenian / wisata.
Konsistensi Joger untuk mempertahankan Brand Joger di pulau Bali juga mampu mempertahankan hidup brand dan keaslian brand tersebut. Joger tidak bisa dibeli di luar pulau Bali, sehingga jika orang menggunakan Joger berarti pernah berlibur ke Bali. Kualitas kainnya pun tidak kalah dengan brand luar negeri seperti Billabong dan Quick Silver, namun harga merakyat untuk orang Indonesia.
Penjelasannya ok, tapi ini hanya untuk menambah wawasan anda saja, tidak termasuk tugas MAP, tq
BalasHapus